Published On: Sab, Mei 11th, 2019

Warga Seruduk Ternak Ayam : Akibat Lalat Banyak Menyerang Pemungkinan Warga

Share This
Tags

Rokanhilir, SKPKnews.co – Warga yang terdiri dari mayoritas ibu-ibu, kepenghuluan Bangko Jaya, Rt 01, Rw 01, Dusun Sepakat, Gang Sempurna Km 12 Balam, adakan unjuk rasa, Jum’at 10/5/19 dan mengancam akan bakar kandang ayam milik salah seorang pengusaha.

Unjuk rasa tersebut diakibatkan keresahan warga akibat bau busuk yang ditimbulkan dari kotoran ayam milik peternak ayam potong yang ada didekat pemukiman warga, ditambah lagi lalat yang semakin banyak berkembang biak.

Sebut saja Ibu Nani (43), melaporkan kepada awak media SKPKNews.co agar supaya memberitakan dia mengeluhkan bahwa meja makan dirumah sudah dibersihkan tetap banyak di kerumunan lalat, semua peralatan makan, minum dirumah itu semua dikerumunin lalat, dan sudah sangat lama mereka rasakan.

“Setiap habis didemo gak ada lalat, sekitar tiga bulan lah waktu itu, kami tidak permasalahkan usaha mereka, asal usaha mereka ini enggak mengganggu, terutama lalatnya itu, ini balik lagi lalatnya itu banyak dan sangat mengganggu kesehatan kami,” keluhnya.

Terangnya lagi” semenjak lalat banyak dirumah kami, kami merasakan ada gejala penyakit mual dan diare akibat bau dari kotoran ayam tersebut.”

Warga meminta tegas agar kandang ayam tersebut ditutup saja, kalau tidak pindahkan lebih jauh dari pemukiman warga, kalau tidak warga akan demontrasi lagi, dan mengancam akan membakar kandang ayam tersebut.

Siagian yang juga warga Gang sempurna menambahkan bahwa ini sudah kedelapan kalinya masyarakat melakukan unjuk rasa terkait bau kotoran ternak ayam, dan lalat yang semakin banyak dirumah pemungkiman warga.

“Kami maunya,ternak ayam ditutup saja, karena sudah tidak tahan lagi kami menanggung beban, sehari-harinya kami harus makan, minum, dan tidur dikerumuni oleh lalat,” ujarnya.

Sementara itu peternak ayam yang diketahui bernama Edi Marganda Tua Siregar saat dikonfirmasi awak media SKPKNews.co hanya menjawab ” Saya Lagi Pening” itu saja ujarnya.

Menanggapi persoalan warga yang resah akibat lalat yang ditimbulkan dari ternak ayam digang Sempurna, Penghulu Bangko Jaya Ratna SPd, Jum’at (10/5/19) sudah berupaya melakukan mediasi dan juga arahan kepada peternak ayam potong tersebut namun tetap tidak menemukan hasil dan selalu mendapatkan jalan buntu.

“Menurut saya pengusaha ini tidak mengerti bahasa, sudah kita jelaskan juga, beserta pihak-pihak terkait, namun tidak digubris oleh pihak pengusaha, sekarang warga semakin marah, ya kita pasti berada dipihak warga yang merasa terzolimi,” ujarnya.

Jelas Penghulu lagi” saya ingin, warga saya tentram dan nyaman menjalani hidupnya,saya tidak ingin mencari keuntungan semata”.

Penghulu juga menjelaskan bahwa dia tidak pernah mengeluarkan rekomendasi untuk berdirinya kandang ayam potong yang sekarang berdiri diwilayahnya pemungkiman warga tersebut, namun informasi yang dia dapat bahwa ijin dari kecamatan sudah dibekukan karena daerah lingkungan masyarakat dan tidak pantas bila Peternakan ayam ada di daerah pemingkiman masyarakat ramai akan mengakibatkan timbul penyakit dan mengganggu kesehatan bagi warga disekeliling lingkungan.

(ATG)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>