Published On: Sen, Feb 4th, 2019

Diduga PT. Tufha Gemilang Sebagai Agen Liar Gas Subsidi 3 Kg Yang Tidak Terdaftar di Disperindag Dan Hiswana Migas

Share This
Tags

Jakarta, SKPKNews.co – Berdasarkan Temuan Bidang Investigasi Tindak Pidana Korupsi Aparatur Negara RI Ali Hanafiah. TB.SH dan Lembaga Konsumen Indonesian AHmad Dailangi menyatakan Agen Gas PT. Tufha Gemilang di Jalan Bintara Jaya RT 1/04 No. 20 Pondok Kopi, Duren Sawit Jakarta Timur,  sebagai agen liar yang tidak terdaftar di disperindag Jakarta Timur dan Hiswana Migas.

Dalam keterangan sohib saat media SKPKNews dan Tabloid Swara Konsumen, konfirmasi langsung dilapangan bahwa dia tidak tau menahu tentang gas dan semua diserahkan kepada Pengurus bernama Rahman alias Yance 40 tahun yang bertempat tinggal ditanjung priok dan diketahui sebagai Pemilik agen gas itu, Drs Kamalludin selaku di Rektur PT. Tufha Gemilang.

“Terkait surat perizinan PT. Tersebut “Tegas Sohib” Semua surat dipegang oleh Rahman Selaku pengurus. kata Sohib saat ditanya Media sangat membingungkan apakah PT.seperti ini tidak memegang dokumen perizinan ditempat agen tersebut,dimana tingkat pengawasan Pertamina dan Hiswana Migas ataupun penjabat pemerintah setempat.

Menurut Suhada Dia tidak terdaftar, jadi liar di Jakarta Timur. Kemungkinan tidak memiliki SIUP, TDP, HO, IMB dan NPWP Jakarta Timur ,” kata Suhada , senin februari 2019. “Adapun truk memakai plang PT.Tufha Gemilang namun setelah dicek PT.tersebut tidak terdaftar dan juga mobil pick-up agen tersebut juga tidak berstandar Pertamina dan tidak memakai plang PT.hanya polos saja dan mengecer memakai pick up dan yang anehnya lock book saja dengan perjanjian pangkalan membeli gas elpiji subsidi 3 Kg harga Refili Rp13000/pertabung tapi setelah kita konfirmasi kepangkalan harga pertabung gas elpiji 3 Kg seharga Rp14500.”

Kami Awak Media SKPKNews.co dan Tabloid Swara Konsumen juga Komite Investigasi Negara (KIN) menduga kalau agen tersebut ilegal, setelan kami cek di nama PT. Tersebut di Google dan Hiswana Migas tidak terterdaftar dan kembali Suhada sebagai Komite Investigasi Negara (KIN) konfirmasi ke Hiswana mereka mengatakan sulit melakukan pemantauan. Selain itu, tugas untuk melakukan pengawasan seharusnya dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Agen gas sebagai mitra Pertamina harus mempunyai izin usaha yang dikeluarkan oleh pemerintah kota dan mengirim Nama-nama PT.

Di Jakarta Timur,  kata dia, hanya ada lima belas agen Jakarta Timur di antaranya Yaitu :

1 PT. ANDIRA MARSA 2.2.4.713220 Jl. Raya Bekasi KM. 21, Rt. 003/03, Cakung, Jakarta Timur.
2 PT. BANGUNREKA SAKTI MANDIRI Jl. Kramat Aries No. 48A, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur
3 PT. DWI KARYA MANDALA 2.2.4.70409 Jl. Trikosa No. 04, Rt. 05/02, Kel. Gedong, Kec. Pasar Rebo, Jakarta Timur
4 PT. JEANTANA PRIMA 2.2.4.704126 Jl. Kp. Rambutan No. 43 Rt. 001/03, Rambutan Ciracas, Jakrta Timur.
5 PT. LURSELA PRIMA MANDIRI Jl. Pahlawan Revolusi Kel. Pd. Bambu Rt. 01/07 Kec. Duren Sawit, Jakarta Timur
6 PT. PATRA JAYA BHAKTI 2.2.4735392 Pulogebang Permai Blok H9/19, Jakarta Timur
7 PT. SAPTA EKA JAYA Blm ada NIAP Jl.Penghulu No. 21, Rt. 11/10 Otista Raya.
8 TOTAL ENERGI ASIA 2.2.4.716913  Jl. Perintis Kemerdekaan Blok VII/9.
9 PT. TUNAS JAYA PRATAMA DUNIA 2.2.4.768212  Jl. Jengki No. 45, Rt. 08/02, Kel. Kebon Pala, Kec. Makasar, Jakarta Timur.
10 PT. LINTANG SUMUNAR ABADI Blm ada NIAP. Jl. Pulomas Timur B/16, Jakarta Timur
11 PT. URUK BIRU JAYA 2.2.4.768215. Jl. Jend. Ahmad Yani No. 44, Rawasari Selatan.
12 KOP. PHUNDI MITRA UTAMA 2.2.4.704980 Anwar Pakpaha Jl. H. Ten No. 41, Rt. 04/06, Kayu Putih, Jakarta Timur
13 KOP. SERBA USAHA KLENDER 2.2.4.704982Jl. Pahlawan Revolusi Gg. Langgar II, No. 1 Kel. Klender, Kec. Jatinegara, Jakarta Timur.
14 PT. MATA AIR BOGA SARI 2.2.4.799041. Jl. Kayu Putih Selatan II No. 34, Rt/Rw : 004/006, Pulo Gadung.
15 PT. BUNGSU PARAMESTI. kata dia.

Suhada juga menyarankan sebelum membeli gas, konsumen sebaiknya meminta untuk tabung gas ditimbang. Tabung, kata dia, juga harus terlihat ada plastic wrap-nya yang ada nama PT dan nomor contact person. “Yang jelas itu bukan barang jakarta timur,” ujarnya.

Menurut Suhada, elpiji 12 Kg dan 3 Kg bersubsidi tersebut berasal dari Jakarta Timur. Hal itu bisa dicek dengan plastic wrap-nya atas nama perusahaan apa dan tutup cup seal-nya diisi oleh SPPBE (Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji) mana. “Kalau Jakarta Timur  kan hanya ada pengisian elpiji 12 kg/3 Kg SPPBE-nya di no palnt nama PT. Wilayah Alamat EMAIL NO. HP/KANTOR
1 G252 PT.ERAMIN KENCANA Jakarta Timur
2 G28E PT. BATAVIA JAYA ENERGI Jakarta Timur.
3 G28X PT. NUSANTARA NURAGA Jakarta Timur.
4 G28V PT. GARIS CAKRATAMA Jakarta Timur, ” ucapnya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag mengatakan telah melakukan pengawasan, tapi pemerintah hanya mengawasi agen resmi yang ada di Jakarta Timur. “Sulit memang bila mendeteksi keberadaan yang ilegal,” katanya.

Dinas merasa kecolongan karena selama ini tidak ada masyarakat yang mengeluhkan atas kekurangan gas didaerah Pondok Kopi Duren Sawit Jakarta Timur “Tapi sekarang ada kita mendapat laporan dari Lembaga Konsumen Indonesia. kalau ada kenakalan agen-agen gas Subsidi ,” kata dia.

(Red03)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>