Published On: Rab, Mar 4th, 2015

BERDALIH PELANGGAN KURANG, PEMBANGUNAN PDAM GAGAL

Bangunan PDAM yang terlantar

Bangunan PDAM yang terlantar

Muba-sumsel, SKPKNews.co: Proyek PDAM di Desa Sialang Agung, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang dibangun Dinas PU Cipta Karya Dan Pengairan Kabupaten Muba tahun 2007, hingga saat ini tidak pernah difungsikan. Diduga, hal itu terjadi karena perencanaan yang kurang matang, sehingga terkesan asal membangun demi meraup keuntungan.

PDAM Tirta Randik melalui Pak Makmur ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya belum lama ini, membenarkan proyek PDAM tersebut gagal, menurutnya karena kurangnya pelangan dari standar yang ditetapkan oleh PDAM Tirta Randik, yaitu 30 s/d 50 KK.

Menurut mantan Kepala Desa Sialang Agung, Kecamatan Plakat Tinggi yang akrab disapa Pragit ketika di wawancarai wartawan, semestinya dilaksanakan survei terlebih dahulu, setidaknya mendata berapa jumlah warga desa yang mau dan berkomitmen untuk berlangganan air ledeng, sebelum di bangun PDAM, lanjutnya adapun besar biaya yang telah dikeluarkan untuk proyek tersebut bersekitar Rp 700 juta s/d 1 miliar rupiah tungkasnya,

Sedangkan pihak Dinas PU Cipta Karya melalui Fatahisalam ketika di konfirmasi, tidak mengakui dan mengelak, ia mengatakan tidak semua bangunan fisik Dinas PU Cipta Karya yang bangun ketusnya,

Ketua Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi Aparatur Negara Republik Indonesia cabang Kabupaten Muba, Arypaah menyayangkan raibnya ratusan juta rupiah APBD Kabupaten Muba untuk proyek yang mubazir.

“Pejabat menghambur-hamburkan APBD, sementara masyarakat setempat tidak merasakan manfaat sama sekali atas proyek PDAM tersebut. Tidak logis bila sebelumnya tidak ada survey tetapi langsung membangun PDAM begitu saja. Alasan kurang pelanggan itu mengada-ada.” Jelas Arypaah.

Lebih lanjut pegiat antikorupsi di Kabupaten Muba itu mengharapkan agar penyimpangan-penyimpangan pembangunan di Kabupaten Muba diproses sesuai hukum yang berlaku.

Aparat hukum di Muba harus segera mengusut penyelewengan tersebut.” Tegas Arypaah.***

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>