Published On: Jum, Okt 11th, 2019

Dalam Menjalani Sangsi Dari Bupati PKS PT BSS Lakukan Uji Kebauan Untuk Bulan Ketiga

Share This
Tags

Rokanhilir, SKPKNews.co – Pengecekan tingkat kebauan ini adalah ketiga kalinya yang dilaksanakan di PKS PT BSS di tiga tempat yang berbeda, dengan mendatangkan Tim penguji Sucofindo dari Pekanbaru yang dimulai dari tanggal 9-10 Oktober 2019.

Ada pun ke tiga tempat tersebut, yang pertama di Kepenghuluan Bangko Sempurna,Dusun Mulia Makmur.Kedua di Kepenghuluan Bangko Lestari, Dusun Pelita Jaya. Dan yang ketiga di Kelurahan Balam Sempurna Kota.

Uji kebauan yang pertama dilakukan oleh pihak DLHK, yang kedua dan seterusnya hingga januari 2020 adalah kewajiban PKS PT BSS, untuk uji kebauan bulan Oktober ini perusahaan menggunaan konsultan dari Sucofindo. Hasil dari pengecekan nantinya akan diserahkan kepihak DLHK Rohil.

General Manager Herman Robert yang dikonfirmasi melalui Manager HRD Muhammad Yulianus didampingi Manager Mill Suparno, Kamis (10/10/19) mengatakan sesuai arahan pada berita acara penerapan sanksi Bupati Rohil bulan Juli 2019, salah satu kewajiban perusahaan adalah melakukan pengecekan rutin setiap bulan, hingga enam bulan, guna mengetahui apakah tingkat kebauan ada perubahan dari sebelumnya.

“Seperti diketahui bahwa saat ini PKS PT. BSS menggandeng konsultan Planet Biru untuk perbaikan pengelolaan kolam IPAL, dimana perwakilan Planet  Biru  sempat melakukan presentase ke pihak DLHK dan masyarakat di ruangan meeting perusahaan,” jelas Yulianus.

Lanjut Yulianus, Planet Biru mengatakan bahwa sembari melakukan  perbaikan kolam IPAL, Planet Biru meyakini bahwa aroma bau akan berangsur berkurang, untuk itulah uji kebauan ini dilakukan.

“Selain menjalankan kepatuhan kami pada arahan DLHK, agar kita juga semua dapat mengetahui sejauh apa perubahan terkini perihal kebauan yang dikeluhkan masyarakat sekitar pabrik” ujar Yulianus.

Yulianus juga optimis target dapat tercapai, agar kenyamanan semua pihak terkait masalah bau busuk limbah yang dikeluhkan masyarakat dapat normal kembali.

“Mohon doanya supaya tiga bulan kedepan ini kami berhasil, karena kalau dilihat dari progress kolam IPAL kami optimis, tidak tau jika dari kawan-kawan di luar ini masih merasakan bau, seperti pertanyaan dan sharing kita kepada petugas sucofindo tadi dimana baik standar kebauan ataupun suara tetap ada ambang batas atau baku mutu nya. usaha kami saat ini baik kebauan ataupun kebisingan PT. BSS tidak lagi berada melewati baku mutu,” ujarnya.

Terakhir Yulianus mengatakan bahwa pihak nya juga sangat membutuhkan informasi dari kebauan yang dirasakan masyarakat, itu tetap dibutuhkan untuk croscek perusahaan.

Kepala DLH Rokan Hilir Suwandi S.sos, Jum’at (11/10/19), membenarkan hasil uji kebauan yang dilaksanakan oleh Tim Sucofindo nantinya akan diserahkan ke DLH.

“Dengan dilakukan uji kebauan setiap bulan kami bisa mengetahui progress dan perkembangan pengelolaan limbah di kolam Ipal,” jelas Suwandi.

(ATG)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>